TAUSHIYAH - Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menyampaikan Taushiyah dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Taushiyah ini disampaikan sebagai pedoman bagi umat Islam, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat agar Ramadhan dapat dijalani dengan penuh kekhusyukan, ketertiban, dan keberkahan.
Dalam Taushiyah tersebut, MUI Kabupaten Gresik mengajak umat Islam untuk memanfaatkan momentum Ramadhan dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui pelaksanaan ibadah wajib maupun sunnah secara khusyuk. Selain itu, umat Islam juga diimbau untuk menjaga silaturrahim, baik antar sesama Muslim maupun dengan umat beragama lain, serta menghindari segala bentuk perbuatan yang dapat menimbulkan perselisihan dan perpecahan.
Kepada pemilik perusahaan dan pabrik, MUI Kabupaten Gresik mengimbau agar menyediakan fasilitas ibadah seperti masjid atau mushalla beserta sarana pendukungnya, serta memberikan keringanan bagi karyawan yang menjalankan ibadah puasa. Sementara itu, para pengusaha, pemilik restoran, rumah makan, dan warung diharapkan menghormati umat Islam yang berpuasa dengan tidak melayani makan di tempat dan membatasi operasional pada siang hari.
MUI Kabupaten Gresik juga mendorong Pemerintah Daerah untuk menjaga kekhusyukan ibadah dengan menutup tempat hiburan selama bulan Ramadhan, serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang stabil dan terjangkau.
Kepada aparat keamanan, MUI meminta peningkatan pengamanan dan ketertiban masyarakat guna menjaga kenyamanan ibadah selama Ramadhan. Penertiban penyakit masyarakat seperti perjudian, peredaran minuman keras, petasan, dan aktivitas serupa diharapkan dilakukan secara tegas dan berkelanjutan.
Selain itu, pengurus masjid dan mushalla diimbau untuk memakmurkan rumah ibadah melalui berbagai kegiatan Ramadhan, seperti shalat berjamaah, shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan ibadah malam lainnya. Penggunaan pengeras suara diharapkan tetap memperhatikan ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Umat Islam juga diajak untuk memperkuat solidaritas sosial melalui zakat, infak, sedekah, dan amal kebajikan lainnya.
Taushiyah ini diharapkan dapat menjadi pedoman bersama dalam menyambut dan menjalankan ibadah Ramadhan dengan penuh ketenangan, kekhusyukan, serta memperkuat nilai keimanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Klik di sini untuk mendownload taushiyah dalam bentuk PDF.
