MUI Gresik - Dalam ajaran Islam, setiap aktivitas seorang Muslim dianjurkan untuk diawali dan diakhiri dengan mengingat Allah SWT, termasuk ketika memasuki dan keluar dari kamar mandi. Meskipun aktivitas tersebut tampak sederhana, Islam memberikan tuntunan khusus berupa doa sebagai bentuk perlindungan diri sekaligus penghambaan kepada Allah.
Kamar mandi merupakan tempat yang secara fitrah dipenuhi oleh kotoran dan najis. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca doa tertentu ketika hendak masuk ke dalamnya, sebagai permohonan perlindungan dari gangguan setan serta hal-hal yang tidak terlihat oleh mata manusia.
Selain doa masuk kamar mandi, Islam juga mengajarkan bacaan doa ketika keluar dari kamar mandi. Doa ini menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kemudahan yang diberikan, sekaligus permohonan ampunan atas segala kekurangan manusia selama menjalani aktivitas tersebut.
Doa yang dibaca ketika hendak masuk ke kamar mandi sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
اللّٰهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك من الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
Allāhumma innī a‘ūżu bika minal khubuṣi wal khabā’iṣi.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan setan perempuan.” (HR At-Tirmiżi)
Sebelum membaca doa tersebut, dianjurkan untuk mengawali dengan bacaan basmalah. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW bahwa bacaan bismillāh menjadi penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia ketika berada di kamar kecil atau toilet.
“Diriwayatkan dari Sayyidina Ali ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Penghalang pandangan jin dan aurat manusia apabila ia memasuki kamar kecil/wc/toilet adalah bacaan ‘bismillāh,’” (HR At-Tirmiżi).
Setelah selesai dari kamar mandi, Rasulullah SAW mengajarkan untuk membaca doa berikut:
غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ لِلهِ الذي أَذْهَبَ عَنِّيْ الْأَذَى وَعَافَانِيْ
Ghufrānakal ḥamdu lillāhil lażī ażhaba ‘annil ażā wa ‘āfānī.
Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan gangguan dari tubuhku dan memberikan kesehatan kepadaku.” (HR Imam An-Nasa’i)
Selain doa tersebut, terdapat pula bacaan alternatif yang diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik ra, yaitu:
الْحَمْدُ لِلهِ الذي أَحْسَنَ إِلَيَّ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ
Alhamdulillāhil lażī fī awwalihī wa ākhirihī.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah berbuat baik kepadaku pada awal dan akhirnya.” (HR Ibnu Sunni dari sahabat Anas bin Malik ra)
Kedua doa ini sama-sama mengandung makna pujian dan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang sering kali luput dari perhatian manusia.
Membiasakan membaca doa masuk dan keluar kamar mandi merupakan bagian dari adab Islami yang sederhana namun penuh makna. Dengan mengamalkannya, seorang Muslim tidak hanya menjaga adab dan kesucian diri, tetapi juga senantiasa menghadirkan Allah SWT dalam setiap aktivitas kesehariannya.
Sebagai upaya memperdalam pemahaman dan pengamalan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW, masyarakat diimbau untuk merujuk pada sumber-sumber keislaman yang tepercaya. Berbagai artikel fiqih, doa, dan kajian keislaman dapat diakses melalui website resmi MUI Gresik di muigresik.or.id sebagai rujukan umat dalam menjalankan ajaran Islam secara benar dan berlandaskan dalil yang sahih.
