TAUSIYAH - Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menyampaikan tausiyah menyambut pergantian Tahun Baru 2026 M. Tausiyah ini merupakan tindak lanjut dari tausiyah Dewan Pimpinan MUI Provinsi Jawa Timur, sekaligus sebagai pesan keagamaan kepada umat Islam dan seluruh masyarakat agar menyikapi pergantian tahun dengan sikap yang arif, bijaksana, dan bernilai ibadah.
Dalam tausiyah tersebut, MUI Kabupaten Gresik mengajak umat Islam menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana muhasabah atau introspeksi diri. Evaluasi terhadap amal perbuatan di tahun yang telah berlalu diharapkan mampu menumbuhkan komitmen baru dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sehingga kehidupan di tahun mendatang menjadi lebih baik dan diridhai-Nya.
MUI Kabupaten Gresik juga menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas musibah banjir bandang serta berbagai bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di wilayah Sumatra, Aceh, dan daerah lainnya. Umat Islam diimbau untuk senantiasa mendoakan para korban agar diberikan kesabaran dan ketabahan, serta mendoakan mereka yang wafat agar memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT.
Selain itu, tausiyah ini menekankan pentingnya solidaritas sosial dan kepedulian kemanusiaan sebagai wujud ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. MUI mengajak masyarakat untuk saling membantu sesuai kemampuan, baik secara moral maupun material, serta menjauhi perbuatan maksiat, pemborosan, pesta pora, dan perilaku berlebihan yang tidak sejalan dengan nilai-nilai syariat Islam.
MUI Kabupaten Gresik juga mengimbau agar malam pergantian tahun diisi dengan kegiatan yang bernilai ibadah, seperti dzikir, istighfar, shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan doa bersama. Di sisi lain, penting pula menjaga ketertiban, keamanan, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat dengan dukungan aparat dan seluruh pemangku kepentingan, demi terwujudnya suasana yang aman, damai, dan kondusif.
Klik di sini untuk menampilkan tausiyah lengkap.
