MUI GRESIK - khataman Al-Qur’an rutin pada Jumat terakhir setiap bulan kembali digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kebomas. Kegiatan tersebut berlangsung bersama pengurus MUI, perwakilan desa dan kelurahan, serta jajaran Pemerintah Kecamatan dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kebomas, pada Jumat (26/9/2026).
Khataman yang menjadi agenda rutin tersebut tidak hanya menjadi sarana menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an, tetapi juga mempererat silaturahim antara pengurus MUI, pemerintah kecamatan, KUA, dan masyarakat.
Ketua MUI Kecamatan Kebomas, KH. Muhsin Munhamir, mengatakan khataman Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga keberkahan dan kekompakan masyarakat.
“Khataman ini menjadi ikhtiar kita untuk terus mendekatkan diri kepada Allah sekaligus mempererat silaturahim. Semoga kegiatan rutin ini terus berjalan dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kebomas,” ujar KH. Muhsin.
Kegiatan tersebut sekaligus diisi dengan pisah sambut Kepala KUA Kecamatan Kebomas. Kepala KUA sebelumnya, H. Khalili, mendapat amanah untuk melanjutkan tugas di KUA Kecamatan Manyar. Sementara jabatan Kepala KUA Kebomas selanjutnya diemban H. Naryanto, yang sebelumnya bertugas di KUA Kecamatan Manyar.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Khalili menyampaikan terima kasih atas sambutan dan kebersamaan masyarakat selama menjalankan tugas di Kecamatan Kebomas.
Ia mengatakan, selama sekitar enam tahun bertugas di Kebomas, dirinya merasa telah menjadi bagian dari masyarakat setempat. Meski harus berpindah tugas, ia berharap hubungan silaturahim tetap terjaga.
“Saya dimutasi ke wilayah Kebomas sekitar enam tahun lalu, bertepatan dengan masa pandemi Covid-19. Meski rasanya sudah menyatu dengan masyarakat, karena tugas saya harus bergeser untuk mengemban amanah di wilayah Kecamatan Manyar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kebomas yang baru, H. Naryanto, memohon dukungan dari masyarakat dan seluruh pihak dalam menjalankan tugas di wilayah Kebomas.
“Saya mohon izin untuk bergabung di Kebomas. Sebelumnya saya pernah bertugas di Kecamatan Balongpanggang, kemudian di Manyar selama sekitar empat tahun, dan selanjutnya mendapat amanah bertugas di Kebomas,” tuturnya.
Pisah sambut tersebut juga ditandai dengan penyerahan tali asih kepada KH. Khalili sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih atas pengabdiannya selama bertugas di Kecamatan Kebomas.
MUI Kecamatan Kebomas berharap sinergi antara MUI, KUA, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dapat terus terjaga dalam mendukung pembinaan kehidupan keagamaan di wilayah Kebomas.
