MUI GRESIK - Idul Fitri hendaknya dimaknai lebih dari sekadar tradisi mengenakan baju baru dan perayaan tahunan. Momentum ini menjadi ajakan untuk meningkatkan kualitas ketaatan kepada Allah SWT setelah menjalani ibadah di bulan Ramadhan.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadhan ke-6 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bungah, yang digelar pada Ahad (15/3/2026), di Masjid Nurus Sholihin, Dusun Gunung Sari, Desa Indrodelik, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, yang diikuti jamaah dengan penuh khidmat.
Dalam kesempatan itu, KH. Nailul Muna yang mengisi mauidhoh hasanah menyampaikan, bahwa hakikat hari raya bukan pada penampilan lahiriah.
“Hari raya bukan hanya bajunya yang baru, tetapi orang yang ketaatannya meningkat,” jelasnya di hadapan jamaah.
Kiai Nailul Muna juga mengajak umat Islam untuk menjaga konsistensi dalam beribadah. Menurutnya, peningkatan amal tidak boleh berhenti setelah Ramadhan, melainkan harus terus dijaga agar tetap istiqomah dalam kebaikan sepanjang waktu.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan penyaluran santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial. Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat solidaritas umat.
Kepala KUA Bungah, Drs. H. Nasihun, dalam sambutannya mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan agar kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan.
Selain itu, ia menyampaikan imbauan kepada pelaku usaha makanan dan minuman untuk segera mengurus sertifikasi halal. Proses tersebut, kata dia, akan didampingi oleh pihak KUA hingga selesai tanpa dipungut biaya.
“Masyarakat yang memiliki usaha di bidang makanan dan minuman diimbau segera mengurus sertifikat halal. Pihak KUA siap mendampingi hingga selesai tanpa biaya. Selain itu, UPZ sangat penting sebagai wadah pengelolaan zakat mal dan fitrah. Kami berharap setiap masjid memiliki sertifikat UPZ agar penyalurannya tepat sasaran,” ujar Kepala KUA.
Menurutnya, kesadaran akan produk halal menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Islam. Hal ini sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat yang sesuai dengan prinsip syariah.
Ketua MUI Bungah, KH. Fathan Anwari, menyampaikan harapannya agar sinergi antara MUI, KUA, dan UPZ semakin kuat di masa mendatang. Ia menilai kebersamaan ini penting dalam memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dapat terus ditingkatkan, sehingga nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin tumbuh dan membawa keberkahan bersama,” kata Kiai Fathan.
