MUI GRESIK - Peringatan Nuzulul Qur’an di Kecamatan Kebomas digelar melalui kegiatan khataman Al-Qur’an serta santunan kepada puluhan anak yatim. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Kebomas, Selasa (10/3/2026), tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus syiar Al-Qur’an di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kebomas bersama Pemerintah Kecamatan Kebomas, KUA, serta sejumlah lembaga sosial. Sejumlah lembaga yang terlibat di antaranya BAZNAS, Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF), LAZISNU, dan LAZISMU, bersama para donatur serta tokoh masyarakat setempat.
Camat Kebomas Tri Joko Efendi, yang juga merupakan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kebomas menyampaikan, bahwa kegiatan santunan anak yatim pada bulan Ramadhan tersebut merupakan agenda rutin yang terus berkembang setiap tahun.
“Ini Ramadhan ketiga saya menjabat sebagai Camat Kebomas. Setiap tahun jumlah anak yatim penerima santunan dan donasi yang terkumpul terus meningkat,” ujarnya.
Pada kegiatan tahun ini, donasi yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp25 juta. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada sekitar 63 anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Camat berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas pada Ramadhan berikutnya.
“Semoga ke depan jumlah donasi dan penerima santunan bisa semakin bertambah sehingga lebih banyak anak yatim yang merasakan kebahagiaan menjelang Hari Raya,” katanya.
Selain santunan, kegiatan juga diisi dengan khataman Al-Qur’an yang diawali oleh para staf Kecamatan Kebomas. Masing-masing peserta mendapatkan bagian bacaan satu juz hingga akhirnya khataman dilanjutkan oleh jajaran pengurus MUI Kecamatan Kebomas.
Ketua MUI Kecamatan Kebomas KH. Muhsin Munhamir mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan program rutin tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan sebagai bentuk syiar Al-Qur’an sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Ini bagian dari program kerja kami. Dengan menggandeng berbagai pihak, kegiatan ini bisa terlaksana hanya dalam waktu sekitar satu minggu persiapan,” ujarnya.
Kiai Munhamir juga mengapresiasi keterlibatan berbagai lembaga dan elemen masyarakat yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini juga diisi dengan ceramah agama, pembagian takjil, serta ditutup dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Pendopo Kecamatan Kebomas.
Acara tersebut turut dihadiri tokoh agama dan tokoh masyarakat, termasuk para pimpinan Ormas Islam di Kebomas, yaitu dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan LDII, serta sejumlah kepala desa dan lurah di wilayah Kecamatan Kebomas.
