Mendidik Anak di Era Digital: Meramu Keniscayaan Teknologi dan Keteladanan
Mendidik anak di era digital membutuhkan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi, literasi digital, pembatasan, pendampingan, dan keteladanan orang tua serta guru.
Mendidik anak di era digital membutuhkan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi, literasi digital, pembatasan, pendampingan, dan keteladanan orang tua serta guru.
Renungan Hari Kemerdekaan RI ke-81 tentang makna kemerdekaan, ketimpangan, hukum, kemandirian, dan tanggung jawab rakyat menjaga kemerdekaan.
UMKM Indonesia harus naik kelas melalui digitalisasi, legalitas, dan ekspor agar mampu bertahan menghadapi krisis global serta memperkuat perekonomian nasional.
Tahun Baru Islam 1448 H menjadi momentum hijrah dan muhasabah, meluruskan mitos bulan Suro, serta memperbanyak amal saleh dan ketakwaan.
Peran pemuda dalam Momentum Kebangkitan Nasional 2025 untuk menghadapi krisis moral, membangun integritas, dan mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
Refleksi Ramadhan tentang paradoks konsumerisme: dari pemborosan, utang, hingga dampak lingkungan, serta pentingnya mengelola keuangan secara bijak demi menjaga spiritualitas.
Valentine Day dan kritik “jebakan ruang hampa”: pentingnya alternatif aktivitas positif bagi remaja, perspektif moral, agama, serta makna kasih sayang dalam sejarah Islam.
Tulisan reflektif tentang guru dalam pusaran pengabdian dan tuntutan hidup, dampak kebijakan PPPK bagi sekolah swasta, serta ikhtiar mencari jalan tengah demi keadilan pendidikan.