Search

Bacaan Doa Saat Hendak Naik Pesawat Menurut Ajaran Islam

MUI Gresik - Perjalanan udara dengan pesawat telah menjadi kebutuhan penting di era modern, baik untuk urusan ibadah, pekerjaan, maupun silaturahmi. Meski teknologi penerbangan semakin canggih, seorang Muslim tetap diajarkan untuk menyandarkan keselamatan perjalanannya kepada Allah SWT.

Islam memandang perjalanan sebagai aktivitas yang mengandung risiko sekaligus peluang meraih pahala. Karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan doa-doa khusus yang dibaca sebelum dan selama perjalanan, termasuk ketika menaiki kendaraan secara umum dan saat melakukan perjalanan udara.

Doa Naik Kendaraan

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa doa naik kendaraan diriwayatkan dari Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-Nasa’i melalui Sayyidina Ali ra. Doa ini dianjurkan dibaca setiap kali seseorang menaiki kendaraan apa pun, termasuk pesawat.

Berikut urutan doa naik kendaraan secara umum:

Pertama, membaca Bismillah.

Kedua, kemudian membaca doa berikut:

الحَمْدُ للهِ/سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Alhamdulillāhilladzī/subhānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīna, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūna.

Artinya, “Segala puji bagi Allah/maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami. Padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sungguh, kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

Ketiga, membaca Alhamdulillah (3 kali).

Keempat, membaca Allahu akbar (3 kali).

Kelima, kemudian membaca doa berikut:

سُبْحَانَكَ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى فَاغْفِرْ لِى فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Subhānaka innī zhalamtu nafsī faghfirlī fa innahū lā yaghfiruz dzunūba illā anta.

Artinya, “Maha suci Engkau, sungguh aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sungguh, tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.”

Doa Hendak Naik Kendaraan Udara atau Pesawat

Selain doa di atas, ketika hendak melakukan perjalanan udara atau menaiki pesawat, dianjurkan membaca doa ini. Doa ini mencakup pujian kepada Allah, permohonan kemudahan, serta perlindungan dari segala keburukan selama safar.

Berikut doa naik pesawat atau kendaraan udara:

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ، أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ

Allâhu akbar, allâhu akbar, allâhu akbar

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar

سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَۙ وَاِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Subḫânalladzî sakhkhara lanâ hâdzâ wa mâ kunnâ lahû muqrinîn wa innâ ilâ rabbinâ lamunqalibûn

Maha-suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami. (QS az-Zukhruf: 13–14)

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هٰذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Allâhumma innâ nas’aluka fî safarinâ hâdzâ al-birra wat taqwâ wa minal ‘amali mâ tardlâ. Allâhumma hawwin ‘alainâ safaranâ hâdzâ, wa-thwi ‘annâ bu‘dahu. Allâhumma antash shâḫibu fis safari, wal khalîfatu fil ahli. Allâhumma innî a‘ûdzubika min wa‘tsâ-is safari wa ka-âbatil mandhari wa sû-il munqalabi fil mâli wal ahli

Artinya, “Ya Allah kami memohon kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan kami dan keridhaan dalam amalan kami. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini. Dekatkanlah jauhnya jarak perjalanan ini. Ya Allah Engkaulah yang menyertai kami dalam perjalanan ini, dan pengganti yang menjaga keluarga kami. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perjalanan yang sulit lagi melelahkan, dari pemandangan yang menyedihkan, serta dari tempat kembali yang buruk, baik dalam harta maupun keluarga.”

Membaca doa sebelum naik pesawat merupakan wujud tawakal seorang Muslim dalam menghadapi perjalanan yang panjang dan penuh tantangan. Dengan doa, perjalanan tidak hanya diharapkan aman, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Untuk mendapatkan panduan doa harian, kajian keislaman, dan informasi keumatan yang terpercaya, silakan mengunjungi situs resmi muigresik.or.id.