SYARIAH - Langit Indonesia pada Selasa malam, 3 Maret 2026 atau 13 Ramadhan 1447 H, akan menyuguhkan fenomena astronomi langka berupa gerhana bulan total. Peristiwa yang kerap disebut Blood Moon ini membuat bulan tampak berwarna kemerahan akibat pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi. Sepanjang cuaca cerah, masyarakat dapat menyaksikannya secara langsung tanpa alat bantu khusus.
Bagi umat Islam, gerhana bukan sekadar fenomena sains, tetapi juga momentum spiritual. Syariat menganjurkan kaum muslimin untuk memperbanyak ibadah, terutama dengan melaksanakan shalat gerhana sebagai bentuk ketundukan kepada Allah SWT atas tanda-tanda kebesaran-Nya.
Hukum Shalat Gerhana dalam Islam
Dalam literatur fikih, para ulama sepakat bahwa hukum shalat gerhana, baik gerhana matahari maupun gerhana bulan, adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Penegasan ini dijelaskan oleh Imam an-Nawawi dalam karya monumentalnya:
وَصَلَاةُ كُسُوفِ الشَّمْسِ وَالْقَمَرِ سُنَّةٌ مُؤَكَّدَةٌ بِالْاِجْمَاعِ
Artinya, “Menurut kesepakatan para ulama (ijma’), hukum shalat gerhana matahari dan gerhana bulan adalah sunah muakkadah.” (Imam An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, [Kairo, Darul Hadits: 1431 H/2010 M], juz VI, halaman 106).
Dasar utama kesunahan ini berasal dari sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam hadits sahih:
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَا يَكْسِفَانِ لِمَوْتِ اَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّهُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللهِ تَعَالَى فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَقُومُواوَصَلُّوا
Artinya, “Sungguh, gerhana Matahari dan Bulan tidak terjadi sebab mati atau hidupnya seseorang, tetapi itu merupakan salah satu tanda kebesaran Allah Ta’ala. Karenanya, bila kalian melihat gerhana Matahari dan gerhana Bulan, bangkit dan shalatlah kalian.” (HR Bukhari-Muslim).
Hadits ini sekaligus meluruskan mitos yang mengaitkan gerhana dengan kejadian tertentu dalam kehidupan manusia.
Tata Cara Shalat Gerhana dengan Mudah
Shalat gerhana terdiri dari dua rakaat, namun dalam setiap rakaat terdapat dua kali rukuk. Berikut urutan pelaksanaannya:
1. Niat bersamaan dengan takbiratul ihram:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ / لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى
Artinya, “Saya shalat gerhana (bulan/matahari) dua rakaat menjadi makmum/imam karena Allah Ta’la”
2. Membaca doa iftitah, ta’awudz, Al-Fatihah, dan surah lain. Bacaan dikeraskan (jahr) saat gerhana bulan dan dilirihkan (sirr) saat gerhana matahari.
3. Rukuk pertama.
4. I’tidal, lalu berdiri kembali membaca Al-Fatihah dan surah yang lebih pendek.
5. Rukuk kedua.
6. I’tidal kembali.
7. Sujud pertama.
8. Duduk di antara dua sujud.
9. Sujud kedua.
10. Bangkit untuk rakaat kedua dengan tata cara yang sama.
11. Tasyahud akhir dan shalawat.
12. Salam.
13. Setelah salam, disunnahkan khutbah untuk memberi nasihat kepada jamaah.
Shalat gerhana dapat dilaksanakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah, selama masih dalam waktu terjadinya gerhana.
Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026
Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berikut fase-fase gerhana bulan total:
1. Gerhana mulai terlihat samar (penumbra/P1): Pukul 15.42.44 WIB / 16.42.44 Wita / 17.42.44 WIT
2. Gerhana mulai terlihat sebagian (U1): Pukul 16.49.46 WIB / 17.49.46 Wita / 18.49.46 WIT
3. Gerhana total dimulai (U2): Pukul 18.03.56 WIB / 19.03.56 Wita / 20.03.56 WIT
4. Puncak gerhana (Bulan tertutup paling maksimal): Pukul 18.33.39 WIB / 19.33.39 Wita / 20.33.39 WIT
5. Gerhana total berakhir (U3): Pukul 19.03.23 WIB / 20.03.23 Wita / 21.03.23 WIT
6. Gerhana sebagian berakhir (U4): Pukul 20.17.33 WIB / 21.17.33 Wita / 22.17.33 WIT
7. Gerhana benar-benar selesai (penumbra/P4): Pukul 21.24.35 WIB / 22.24.35 Wita / 23.24.35 WIT
Secara keseluruhan, proses gerhana dari awal sampai selesai berlangsung sekitar 5 jam 41 menit. Adapun, fase b ulan benar-benar tertutup penuh atau total berlangsung hampir 1 jam.
Gerhana bulan total bukan hanya fenomena langit yang memukau, tetapi juga pengingat akan kebesaran Allah SWT. Mari manfaatkan momen ini untuk memperbanyak ibadah dan memperdalam ketakwaan.
Untuk informasi keislaman dan panduan ibadah lainnya, kunjungi terus muigresik.or.id sebagai rujukan dakwah dan edukasi umat.
