Search

Ilmiyah Agustin, Pegawai Terbaik Kopsyah MUI 2025 yang Raih Hadiah Umroh

MUI GRESIK - Kerja keras dan dedikasi dalam menjalankan tugas mengantarkan Ilmiyah Agustin meraih predikat sebagai Pegawai Terbaik Koperasi Syariah Mitra Usaha Ideal (Kopsyah MUI) tahun 2025. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi momen istimewa bagi perempuan muda asal Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu, karena ia mendapatkan hadiah perjalanan ibadah umroh.

Ilmiyah Agustin (25) telah bergabung dengan Kopsyah MUI sejak tahun 2022. Saat ini, ia bertugas di bagian marketing di cabang utama, yakni Graha Kopsyah MUI, Desa Ngawen Kecamatan Sidayu. Dalam kesehariannya, ia bertanggung jawab memasarkan berbagai produk koperasi kepada masyarakat serta memastikan target yang ditetapkan dapat tercapai.

Bagi Ilmiyah, bekerja bukan sekadar menjalankan rutinitas, tetapi juga bentuk tanggung jawab dan upaya membahagiakan orang tua. Motivasi tersebut menjadi salah satu kekuatan yang mendorongnya untuk terus berusaha memberikan kinerja terbaik.

“Awalnya saya bekerja hanya untuk kebutuhan kebutuhan pribadi dan keluarga, tetapi lama-kelamaan saya merasa memiliki tempat saya bekerja ini. Dari situ saya berpikir bagaimana bisa memasarkan produk sesuai target bahkan melebihi target,” ujarnya, saat dihubungi melaui WhatsApp pada Sabtu (14/3/2026).

Perjalanan selama bekerja di Kopsyah MUI, tentu tidak selalu berjalan mulus. Ia mengaku menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menghadapi beragam karakter anggota hingga persaingan dengan lembaga lain yang menawarkan produk serupa.

Namun, menurutnya setiap tantangan harus dihadapi dengan tekad dan semangat yang kuat. Ia meyakini bahwa meskipun produk yang ditawarkan bisa saja sama dengan lembaga lain, cara menyampaikan dan membangun kepercayaan kepada masyarakat menjadi hal yang membedakan.

“Tabrak saja apa yang kamu lalui, jangan berhenti di situ selagi tujuanmu belum sampai,” katanya, menggambarkan prinsip yang ia pegang selama bekerja.

Saat diumumkan sebagai pegawai terbaik, Ilmiyah mengaku merasa sangat bersyukur. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim kerja yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan karirnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua, terutama tim saya yang sudah menjadi support system. Tapi saya merasa masih harus terus belajar dan menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Kebahagiaan itu semakin lengkap ketika ia mengetahui bahwa penghargaan tersebut disertai hadiah perjalanan ibadah umroh. Ia mengaku sebelumnya tidak pernah membayangkan akan mendapatkan kesempatan tersebut.

“Ketika diumumkan menjadi yang terbaik dan mendapatkan hadiah umroh, saya sangat bersyukur dan bangga pada diri sendiri. Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Kopsyah MUI,” ungkapnya.

Bagi Ilmiyah, kesempatan menunaikan ibadah umroh memiliki makna yang sangat istimewa. Ia memandang perjalanan ke Tanah Suci sebagai momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus merenungkan kehidupan setelah dunia.

Ia juga berharap suatu saat dapat kembali menunaikan ibadah umroh bersama bapak dan ibunya. Selain itu, ia memanjatkan doa agar Kopsyah MUI terus berkembang sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pegawai maupun masyarakat.

“Saya juga berdoa agar tidak hanya bisa bekerja dengan baik, tetapi juga tetap bisa terus meningkatkan ibadah,” katanya.

Kabar mengenai penghargaan sekaligus hadiah umroh tersebut sebelumnya disambut haru oleh keluarga Ilmiyah. Ia mengaku keluarganya merasa sangat bersyukur bahkan sempat menitikkan air mata karena tidak menyangka akan mendapatkan kesempatan tersebut.

Ilmiyah kemudian menceritakan kondisi keluarganya yang selama ini menjadi sumber semangat terbesar dalam hidupnya. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dan seluruhnya perempuan. Saat ini kedua orang tuanya sudah tidak lagi bekerja.

“Dalam keluarga, saya anak bungsu dari tiga bersaudara dan semuanya perempuan. Kondisi orang tua kami sekarang sudah tidak bekerja. Bapak sudah cukup tua dan memiliki riwayat sakit. Dulu sempat bekerja di bengkel, tetapi sekarang sudah tidak bekerja lagi. Sementara ibu adalah ibu rumah tangga,” tuturnya.

Karena kondisi tersebut, Ilmiyah bersama saudara-saudaranya berusaha memenuhi kebutuhan orang tua mereka sehari-hari. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut membantu mencukupi kebutuhan keluarga, mulai dari kebutuhan makan hingga kebutuhan lainnya.

Situasi itu pula yang menjadi salah satu alasan kuat bagi Ilmiyah untuk terus bekerja keras dan memberikan kinerja terbaik di tempat ia bekerja. Baginya, setiap usaha yang dilakukan tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga sebagai bentuk bakti kepada kedua orang tuanya.

Ia mengaku ingin membalas pengorbanan orang tua yang selama ini telah membesarkan dan mendidiknya dengan penuh kasih sayang. Karena itu, setiap pencapaian yang diraih selalu ia niatkan sebagai bagian dari upaya membahagiakan keluarga.

Dengan latar belakang tersebut, penghargaan sebagai Pegawai Terbaik Kopsyah MUI tahun 2025 sekaligus kesempatan menunaikan ibadah umroh menjadi momen yang sangat bermakna dalam perjalanan hidupnya. Ia berharap perjalanan ke Tanah Suci tersebut tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi dirinya, tetapi juga membawa keberkahan bagi keluarga yang selama ini menjadi alasan terbesarnya untuk terus berjuang.

Sementara itu, Direktur KSPPS Kopsyah MUI, Rudianto, S.E., menjelaskan bahwa penentuan pegawai terbaik dilakukan melalui proses penilaian yang objektif selama satu tahun penuh.

Ia menyampaikan bahwa Ilmiyah Agustin terpilih sebagai pengelola terbaik berdasarkan penilaian kinerja dan produktivitas bulanan seluruh pengelola Kopsyah MUI sepanjang tahun 2025 yang dilakukan oleh bagian bisnis dan SDI.

“Dari hasil penilaian tersebut, saudari Ilmiyah Agustin memperoleh skor produktivitas paling tinggi dengan tingkat kedisiplinan yang masuk kategori baik,” ujarnya.

Rudianto menambahkan, hadiah umroh dipilih sebagai bentuk apresiasi karena ibadah tersebut merupakan impian banyak umat Islam sekaligus memberikan kesempatan bagi pegawai untuk menjalani perjalanan spiritual yang mendalam.

“Melalui perjalanan umroh ini diharapkan dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” katanya.

Ilmiyah Agustin sendiri telah melaksanakan ibadah umroh pada 12 hingga 27 Februari 2026 selama 16 hari. Perjalanan spiritual tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus kenangan yang mendalam dalam perjalanan hidupnya.

Rudianto berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pengelola Kopsyah MUI untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi perkembangan koperasi.

“Harapannya, pengelola lainnya dapat termotivasi untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Kopsyah MUI,” pungkasnya.