MUI GRESIK - Puncak peringatan Harlah ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kabupaten Gresik dihadiri sejumlah tokoh nasional yang mendorong kader PMII agar lebih melek terhadap potensi dunia industri di Kabupaten Gresik.
Ajakan tersebut disampaikan dalam agenda bertajuk “Aksi Nyata PMII Untuk Indonesia: PMII Gresik Berdaya dan Berkarya”, yang digelar di Kantor MUI Kabupaten Gresik, pada Sabtu (9/5/2026).
Dua tokoh nasional yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni H. Imam Nahrawi (Waketum PB IKA PMII) dan Hj. Luluk Nur Hamidah, M. Si. (Ketum PB IKA Perempuan sekaligus Komisaris PT. Petrokimia Gresik).
Keduanya menilai kader PMII harus mampu membaca peluang sekaligus mengawal perkembangan industri agar tetap berpihak pada masyarakat dan nilai-nilai lokal.
Dalam dialog kebangsaan, para narasumber menyoroti posisi Kabupaten Gresik sebagai daerah yang memiliki kekuatan besar di sektor industri dan pesantren. Karena itu, mahasiswa dinilai perlu hadir sebagai kelompok intelektual yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kearifan lokal.
Luluk Nur Hamidah mengatakan mahasiswa harus aktif mengawal pertumbuhan industri agar dampaknya dapat dirasakan seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pesantren.
“Mahasiswa harus aktif mengawal pertumbuhan industri agar bisa membawa dampak positif terhadap seluruh elemen masyarakat, terutama dunia pesantren. Sehingga keberadaan mahasiswa sebagai kaum intelektual benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Imam Nahrawi mendorong kader PMII untuk memaksimalkan kreativitas dan potensi diri agar mampu mengisi ruang-ruang publik di tengah perkembangan industri yang semakin pesat.
“Maksimalkan segala potensi dan kreativitas agar kader-kader PMII bisa mengisi ruang-ruang publik. Apalagi Kabupaten Gresik merupakan basis pesantren dan industri,” katanya.
Perwakilan Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Gresik sekaligus Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan intelektualitas dalam setiap gerakan organisasi.
"Penguatan peran kader PMII penting agar organisasi tetap mampu menjadi motor penggerak yang berpihak pada masyarakat dan menjaga nilai-nilai perjuangan PMII," jelasnya.
Ketua Umum PC PMII Gresik, Muhammad Dafa Abie Almadhani, berharap seluruh kader terus menanamkan nilai kejujuran dan kebenaran dalam setiap gerakan organisasi.
“Kami berharap kader-kader PC PMII Gresik dapat terus menanamkan nilai-nilai kejujuran dan kebenaran dalam setiap gerak langkah,” tuturnya.
Rangkaian puncak Harlah ke-66 PMII Gresik ditutup dengan Panggung Kreasi yang menampilkan berbagai bakat seni kader, mulai dari pencak silat, tari, hingga penampilan musik dari grup d’Broi.
