MUI Gresik - Seminggu setelah dikukuhkan dan menggelar rapat kerja pada 5 Februari 2026, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Panceng langsung bergerak cepat melaksanakan program pembinaan generasi muda. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyuluhan bertajuk “Penyuluhan Kesehatan, Bahaya Narkoba, serta Penguatan Character Building bagi Generasi Z dan Alpha se-Kecamatan Panceng” yang digelar pada Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini menyasar pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kecamatan Panceng sebagai upaya preventif dalam membentengi generasi muda dari berbagai tantangan moral, kesehatan, dan sosial. Acara diawali dengan lantunan Asmaul Husna Nailul Muna yang diikuti seluruh peserta, menciptakan suasana religius dan khidmat.
Wakil Ketua MUI Kecamatan Panceng, Abdul Faliq, membuka kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya peran bersama dalam membina generasi muda agar memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat. Ia menekankan bahwa generasi muda merupakan aset masa depan yang harus dijaga dan dibimbing dengan baik.
Dalam kegiatan ini, MUI Kecamatan Panceng menghadirkan tiga narasumber dari berbagai bidang. Dari sisi kesehatan, Kepala Puskesmas Panceng, dr. Hj. Mujtahidah, yang juga anggota Komisi Pemberdayaan Perempuan MUI Kecamatan Panceng, memberikan penyuluhan terkait pentingnya menjaga kesehatan reproduksi remaja serta menghindari penyalahgunaan NAPZA dan perilaku menyimpang.
Dokter yang akrab disapa dr. Idah tersebut menekankan bahwa menjaga kesehatan dan menjauhi pergaulan yang berisiko merupakan bagian penting dalam menjaga masa depan generasi muda.
Sementara itu, materi tentang bahaya narkoba disampaikan oleh Kapolsek Panceng, AKP Khoirul Alam, yang hadir bersama Danramil Panceng, Ahmad Salami. Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan para peserta agar tidak pernah mendekati narkoba dalam bentuk apa pun, baik sebagai pengguna maupun pengedar.
“Narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Oleh karena itu, para pelajar harus memiliki kesadaran dan keberanian untuk menolak serta menjauhinya,” tegasnya.
Adapun materi penguatan karakter (character building) disampaikan oleh Ketua Komisi Pendidikan dan Dakwah MUI Kecamatan Panceng, Choirun Nasik, yang juga merupakan dosen aktif di Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Ia menjelaskan bahwa karakter merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan masa depan.
Menurutnya, generasi muda tidak hanya harus cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, moral luhur, dan kecerdasan emosional sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan.
Ketua MUI Kecamatan Panceng, KH. Alfin Sunhaji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi program kerja MUI Kecamatan Panceng yang baru saja dikukuhkan.
“Kegiatan ini merupakan langkah awal setelah pengukuhan kepengurusan MUI Kecamatan Panceng. Salah satu fokus utama kami adalah melakukan pendampingan kepada generasi muda, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman seperti bahaya narkoba dan degradasi moral,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penyuluhan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi narkoba, serta membangun karakter yang kuat dan berakhlak mulia.
Menurutnya, penguatan karakter merupakan ikhtiar penting dalam membina dan membentuk generasi muda agar memiliki nilai moral, etika, dan perilaku positif di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Kami berharap generasi Z dan Alpha dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak mulia, dan mampu menjadi penerus bangsa yang berkualitas,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari MUI Kabupaten Gresik, yang diwakili oleh anggota Komisi Ukhuwah dan Kerja Sama Antar Lembaga, Isnanto, yang turut hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan.
Melalui kegiatan ini, MUI Kecamatan Panceng menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membina umat, khususnya generasi muda, sebagai bagian dari tanggung jawab keumatan dalam menjaga moral, akidah, dan masa depan bangsa.
