MUI GRESIK - Viralnya video aksi tidak pantas yang dilakukan sepasang remaja di Taman GKB, Kabupaten Gresik, menuai sorotan publik.
Kejadian tersebut memicu keprihatinan berbagai pihak, terutama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, serta dorongan agar pengawasan di ruang publik semakin diperketat.
Dalam video yang beredar di media sosial, pasangan tersebut tampak bermesraan di bangku taman pada malam hari.
Tindakan itu dinilai mengganggu kenyamanan karena dilakukan secara terbuka, bahkan di tengah keberadaan pengunjung lain, termasuk anak-anak.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Umu. MUI Kabupaten Gresik, Makmun, M.Ag, menyampaikan keprihatinannya, dan menilai perilaku tersebut tidak mencerminkan norma kesopanan di ruang publik.
“Perilaku seperti itu jelas tidak mencerminkan norma kesopanan yang seharusnya dijaga bersama,” ujarnya, pada Senin (4/5/2026), di Kantor MUI Kabupaten Gresik.
Sekretaris Umum MUI Gresik itu juga menyampaikan, pentingnya taman sebagai ruang publik yang harus nyaman bagi semua.
“Taman sebagai ruang terbuka harus menjadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan, termasuk anak-anak dan keluarga,” imbuhnya.
Makmun juga menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai daerah yang selama ini dikenal religius.
“Gresik dikenal sebagai Kota Santri dan Kota Wali, sehingga perilaku di ruang publik semestinya mencerminkan akhlak yang baik,” tegasnya.
Selain itu, Sekum MUI Gresik itu meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik untuk meningkatkan pengawasan, khususnya pada malam hari.
“Langkah preventif diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang dan ketertiban tetap terjaga,” katanya.
Taman GKB sendiri dikenal sebagai salah satu ruang terbuka favorit masyarakat untuk bersantai, terutama pada malam hari. Ramainya pengunjung dari berbagai kalangan menjadikan tempat ini sebagai ruang interaksi yang seharusnya aman dan nyaman bagi semua.
Viralnya video tersebut pun memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menyayangkan tindakan pasangan itu, sementara lainnya menilai perlunya pengawasan lebih intensif di area publik.
