MUI Gresik - Menjaga kerukunan umat serta memperbaiki moral masyarakat, khususnya di kalangan pelajar, melalui penguatan kegiatan keagamaan dan kolaborasi lintas pihak, adalah komitmen KH. M. Reza Murtadla, M.Pd., pasca ditetapkan sebagai Ketua MUI Sidayu Terpilih Masa Khidmah 2025-2030.
Penetapan tersebut, dilakukan pada Musyawarah Daerah (MUSDA) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sidayu, pada Sabtu (20/12/2025), di Desa Golokan Sidayu.
Dalam sambutannya, Kiai Reza menyampaikan terima kasih, atas kepercayaan yang diberikan para Kiai, untuk mengemban amanah sebagai Ketua.
"Kedepan kami berharap, bahwa kerukunan umat bisa terjaga dan kegiatan-kegiatan keagamaan di Sidayu berjalan lancar," kata Kiai Reza.
Kiai Reza, yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama KH. Ahmad Yahmum ini, juga menyampaikan, bahwa MUI Sidayu, kedepan akan fokus pada upaya memperbaiki moral masyarakat, terutama permasalahan moral usia pelajar.
"Dengan kolaborasi bersama Forkopimcam, insyaallah bisa kita optimalkan, sehingga Sidayu yang dikenal basis santri, bisa benar-benar mencerminkan kesantriannya, baik sholat jamaahnya, serta pengajian-pengajian keagamaan dan hubungan sosial kemasyarakatannya tetap kondusif," ujarnya.
Selanjutnya, mewakili Camat, M. Hasan Luthfi, S.Pd., M.Si, Sie Pemerintahan Kecamatan Sidayu, menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan MUSDA MUI Sidayu.
"Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Sidayu, mengapresiasi peran MUI Sidayu selama ini. Semoga kepengurusan MUI Sidayu yang baru, bisa berkolaborasi erat dengan Pemerintah Kecamatan Sidayu, dalam rangka memaksimalkan peran pelayanan umat," kata Hasan.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib, menyampaikan tiga peran strategis MUI sebagai himayatuddin, himayatud daulah serta himayatul umat.
"Alhamdulillah dengan kuatnya persatuan bangsa, antara ulama dan umaranya, Indonesia bisa kuat dan bersatu, serta bisa terus saling memahami dan saling menghargai, itulah yang dimaksud sebagai himayatud daulah," kata Kiai Rofiq.
Lebih lanjut, Kiai Rofiq juga menjelaskan, bahwa sebagai himayatuddin, MUI harus menjaga dan melindungi umat Islam, dari ajaran-ajaran yang menyimpang dari akidah Islam.
MUI dalam perannya sebagai himayatul umat, kata Kiai Rofiq, MUI juga harus melayani umat, terutama dalam masalah-masalah sosial keagamaan.
"Mudah-mudahan peran ulama yang ada di MUI Sidayu semakin baik, dan semakin bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam urusan keagamaan," pungkas Kiai Rofiq.
