MUI GRESIK - Sosok Mujiani, salah satu pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Menganti, kini dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Laban. Perempuan berusia 45 tahun tersebut terpilih sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, untuk sisa periode 2026-2027 dalam pemilihan kepala desa yang digelar di Balai Desa Laban pada Ahad (8/3/2026).
Pemilihan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses pengisian jabatan kepala desa setelah kepala desa sebelumnya meninggal dunia. Dalam proses tersebut, masyarakat Desa Laban memberikan kepercayaan kepada Mujiani untuk melanjutkan kepemimpinan pemerintahan desa.
Di MUI Kecamatan Menganti, Mujiani dikenal sebagai pengurus yang aktif, dan tercatat sebagai anggota Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi Umat, yang selama ini turut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua MUI Kecamatan Menganti, KH. Nur Kholis, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, dan menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat tersebut tidak lepas dari kiprah dan dedikasi Mujiani yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami dari MUI Kecamatan Menganti menyampaikan selamat atas terpilihnya Ibu Mujiani sebagai Kepala Desa Laban. Beliau selama ini juga menjadi pengurus di MUI pada Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi Umat,” ujarnya.
Kiai Nur Kholis menilai Mujiani memang memiliki potensi dan kemampuan dalam memimpin, serta mendapatkan dukungan dari masyarakat Desa Laban. Karena itu, pihaknya menyambut baik amanah yang kini diemban oleh salah satu pengurus MUI tersebut.
“Alhamdulillah kami melihat beliau memang memiliki potensi dan juga ada dorongan kuat dari masyarakat. Kami tentu merasa bangga sekaligus memberikan dukungan agar pemerintahan desa ke depan dapat berjalan dengan baik dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” katanya.
Kiai Nur Kholis juga mengungkapkan, bahwa di tengah kesibukan setelah terpilih sebagai kepala desa, Mujiani tetap menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial. Bahkan pada hari yang sama, Mujiani masih menyempatkan diri terlibat dalam kegiatan berbagi takjil dan santunan dhuafa bersama MUI Menganti.
“Tadi sore beliau juga langsung ikut dalam kegiatan berbagi takjil dan santunan dhuafa bersama MUI Menganti. Ini menunjukkan beliau sosok yang energik dan memang aktif dalam kegiatan organisasi di tingkat kecamatan,” tambahnya.
Sementara itu, Mujiani, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan masyarakat Desa Laban, dan menyadari bahwa masa jabatan yang diembannya relatif singkat, namun ia berkomitmen untuk menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Memang masa jabatan ini hanya sekitar satu tahun, tetapi kami akan berusaha menjadi kepala desa yang amanah dan transparan. Apa pun yang ada dalam pemerintahan desa harus diketahui oleh masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian awal dalam pemerintahannya adalah menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat yang selama ini muncul, termasuk persoalan administrasi dan pembaruan pajak yang dirasakan warga.
“Ada beberapa keluhan masyarakat yang menjadi perhatian kami, salah satunya terkait pembaruan pajak. Hal-hal seperti ini akan kami coba benahi agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik,” jelasnya.
Meski kini mengemban tugas sebagai kepala desa, Mujiani berharap tetap dapat berkontribusi dalam kegiatan keagamaan dan organisasi yang selama ini diikutinya.
“Harapan kami, meskipun sudah menjadi kepala desa, kami masih bisa terus berkontribusi dan aktif dalam kegiatan organisasi keagamaan, terutama di MUI Menganti,” pungkasnya.
