MUI Gresik - Perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab besar bagi setiap orang tua dalam Islam. Selain ikhtiar lahiriah seperti pendidikan dan pengawasan, Islam juga mengajarkan ikhtiar batin melalui doa-doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW. Doa menjadi benteng utama agar anak-anak senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dari berbagai marabahaya.
Anak-anak merupakan amanah yang harus dijaga, baik fisik, mental, maupun spiritualnya. Dalam kehidupan sehari-hari, anak rentan terhadap berbagai gangguan, baik yang terlihat seperti penyakit dan kecelakaan, maupun yang tidak terlihat seperti gangguan makhluk halus dan pengaruh buruk lingkungan. Oleh karena itu, Islam menganjurkan orang tua untuk senantiasa memohon perlindungan Allah bagi buah hatinya.
Salah satu doa perlindungan anak yang sangat dianjurkan adalah doa yang secara langsung diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada cucu-cucu beliau, yaitu Hasan dan Husein. Doa ini menjadi teladan penting bagi umat Islam dalam menjaga keselamatan keturunan sejak usia dini.
Adapun doa perlindungan tersebut berbunyi sebagai berikut:
أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
U'īdzukuma bi kalimātillāhit tāmāti min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli 'aynin lāmmah.
Artinya: "Aku memohonkan perlindungan untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari setiap setan, dari setiap binatang berbisa, dan dari setiap pandangan mata yang jahat (hasud dan iri)” (HR Abu Daud).
Doa ini mencerminkan kasih sayang dan perhatian Rasulullah SAW yang begitu besar terhadap keselamatan keluarga dan keturunannya. Beliau tidak hanya memberikan teladan dalam akhlak dan pendidikan, tetapi juga mengajarkan doa-doa khusus sebagai benteng perlindungan spiritual bagi anak-anak.
Makna doa ini sangat luas, mencakup permohonan perlindungan dari gangguan setan, bahaya binatang, serta penyakit atau pengaruh buruk yang berasal dari pandangan mata jahat (‘ain). Dengan membaca doa ini, orang tua menyerahkan sepenuhnya perlindungan anak kepada Allah SWT yang Maha Kuasa.
Umat Islam dianjurkan untuk membiasakan membaca doa ini kepada anak-anaknya, baik pada pagi dan petang hari, sebelum tidur, maupun dalam kondisi tertentu ketika anak sedang sakit atau rewel. Pembiasaan ini tidak hanya memberi perlindungan, tetapi juga menanamkan nilai tauhid dan ketergantungan kepada Allah sejak dini.
Selain membaca doa, orang tua juga perlu menanamkan lingkungan yang islami, memperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an, serta memberi teladan perilaku yang baik. Doa dan usaha lahiriah harus berjalan beriringan agar anak tumbuh dalam suasana yang aman, sehat, dan penuh keberkahan.
Sebagai umat Islam, meneladani sunnah Rasulullah SAW dalam menjaga dan mendoakan anak merupakan bentuk ikhtiar yang bernilai ibadah. Untuk mendapatkan informasi, kajian, dan referensi keislaman lainnya, silakan mengunjungi muigresik.or.id sebagai media dakwah dan rujukan umat dalam mengamalkan ajaran Islam secara benar dan berlandaskan dalil yang sahih.
*Referensi dari Hadits Riwayat Abu Daud No. 4737
