Search

Doa dan Amalan yang Dianjurkan Saat Malam Lailatul Qadar

MUI GRESIK - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu momen paling istimewa dalam bulan Ramadhan yang selalu dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Pada malam yang penuh kemuliaan ini, Allah SWT melimpahkan berbagai keutamaan dan keberkahan bagi hamba-hamba-Nya yang menghidupkannya dengan ibadah, doa, dan berbagai amal kebaikan. Karena itu, banyak kaum Muslim berusaha meningkatkan kualitas ibadah mereka pada sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan harapan dapat meraih kemuliaan malam tersebut.

Lailatul Qadar dikenal sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Artinya, amal ibadah yang dilakukan pada malam ini memiliki nilai pahala yang sangat besar. Meski waktu pastinya tidak disebutkan secara pasti, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Keistimewaan malam Lailatul Qadar telah dijelaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an:

إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡر تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ سَلَٰمٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطۡلَعِ ٱلۡفَجۡرِ

Artinya, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadar [97]: 1-5)

Ayat tersebut menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar memiliki nilai keutamaan yang sangat besar. Selain menjadi malam turunnya Al-Qur’an, pada saat itu para malaikat turun ke bumi dengan membawa keberkahan dan mendoakan orang-orang yang menghidupkan malam tersebut dengan ibadah.

Rasulullah SAW juga memberikan petunjuk kepada umat Islam agar bersungguh-sungguh mencari malam Lailatul Qadar, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Dalam sebuah hadis disebutkan:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ القَدْرِ في الوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الأوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya, “Carilah Lailatul Qadar itu dalam malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Doa dan Amalan yang Dianjurkan

Para ulama menjelaskan bahwa terdapat beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan ketika seorang Muslim berharap bertemu dengan malam Lailatul Qadar. Salah satu amalan utama adalah memperbanyak doa memohon ampunan kepada Allah SWT.

Imam an-Nawawi dalam kitab al-Adzkar (h. 221) menyebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan doa berikut untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuḫibbul ‘afwa fa’fu ‘annî’

Artinya, “Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku.”

Selain memperbanyak doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak berbagai ibadah lainnya. Di antaranya membaca Al-Qur’an, berdzikir, memperbanyak istighfar, serta memanjatkan doa-doa kebaikan bagi diri sendiri maupun umat Islam secara umum.

Karena waktu terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti, para ulama menganjurkan agar amalan-amalan tersebut dilakukan secara konsisten sepanjang bulan Ramadhan, terutama pada sepuluh malam terakhir. Dengan cara tersebut, seorang Muslim memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan keutamaan malam yang penuh kemuliaan ini.

Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita semua untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar dan menerima amal ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadhan.

Untuk mendapatkan lebih banyak kajian keislaman, panduan ibadah, serta informasi kegiatan ulama di Kabupaten Gresik, pembaca dapat mengunjungi website resmi muigresik.or.id yang terus menghadirkan artikel keislaman yang informatif dan mencerahkan.