KHUTBAH - Kali ini, Khutbah Jum’at bertema “Hablum Minallah, Menangkis Rapuhnya Batin” ini mengajak umat Islam memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia di tengah kehidupan modern yang kerap membuat batin gelisah dan kehilangan ketenangan. Melalui pesan Al-Qur’an dan hadis, khutbah ini mengingatkan pentingnya menjaga iman, menjauhi kemaksiatan, dan mempererat silaturahim sebagai jalan meraih keberkahan hidup.
Selain membahas rapuhnya batin manusia masa kini, khutbah ini juga menegaskan bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya diukur dari harta, jabatan, atau kemewahan, tetapi dari kedekatan kepada Allah serta keharmonisan dengan sesama. Dengan hablum minallah dan hablum minannas yang seimbang, hidup akan lebih tenang dan penuh keberkahan.
Teks Khutbah
الْحَمْدُ للهِ الَّذي جَعَلَ صِلَةَ الأَرْحَامِ مِنْ أَفْضَلِ القُرُباَتِ، وقَطِيْعَتَها مِنْ أَقْبَحِ الذُّنُوبِ وَالسَّيِّئاتِ، اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْغَفَّارُ الْخَطِيْئاَتِ، وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه، الَّذِيْ قَدْ جَاءَ بِالْآيَاتِ البَيِّنَاتِ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّم وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ، وَعَلى آلِهِ وصحبِهِ ذَوِي الْفَضْلِ وَالمَقَامَاتِ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا اَيُهَا النَّاسُ، أُوْصِيْنِيْ نَفْسِيْ وَاِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ– الإسراْ ۱٩
KAUM MUSLIMIN RAHIMAKUMULLAH
Marilah kita tingkatkan kualitas taqwa kita kepada Allah SWT. Seluruh hal baik yang selama ini telah berhasil kita lakukan, mari kita upayakan agar bisa lebih istiqomah lagi, dan apa saja yang kiranya tidak diridhai Allah, mari segera kita sudahi. Semoga Allah SWT. menakdirkan kita semua dalam golongan orang-orang yang husnul khotimah, yang mendapatkan nikmat berkah dan keselamatan dunia akhirat. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.
KAUM MUSLIMIN RAHIMAKUMULLAH
Dalam al-Qur’an Surah Ali Imran [3] ayat 112 Allah SWT. Berfirman:
ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِّنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِّنَ النَّاسِ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِّنَ اللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الْأَنبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ
“Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang pada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Mereka mendapat kemurkaan dari Allah dan ditimpakan kepada mereka kemiskinan. Yang demikian itu karena mereka kufur terhadap ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas.” (Qs. Ali ‘Imran [3]: 112)
KAUM MUSLIMIN RAHIMAKUMULLAH
Ada kaidah ilmu tafsir mengatakan “Al-Ibrah bi ‘Umumil Lafdzi Laa Bi Khushusish Sabab”; yang menjadi pegangan dalam memahami teks adalah keumuman makna lafdz bukan kekhususan sebab turunnya ayat. Oleh karenanya, meskipun kontek ayat ini mengenai kebiasaan Bani Israil dan orang-orang Yahudi, tentu ayat ini juga merupakan pesan bagi kita agar tidak meniru kebiasaan mereka yang gemar sekali menentang aturan-aturan Allah, menghina para Nabi dan sering sekali mengingkari perjanjian dengan sesama manusia. Akhirnya mereka ditimpa 3 kondisi yang membuat batin mereka tidak bahagia,
Yang pertama, Dzlillah atau Kehinaan,
Yang kedua, Ghadlab Minallah atau Kemurkaan Allah,
dan yang ketiga, Almaskanah atau Kemiskinan
Tiga kondisi yang menyeramkan ini sering singkron dengan curhatan di berbagai media konsultasi:
- Belakangan ternyata banyak orang yang secara finansial diberi kelimpahan, namun diam-diam hidupnya tidak tenang.
- Banyak orang yang karirnya melesat tak terbendung, tapi jiwanya kerap dihinggapi rasa bingung.
- Rumah dibangun cukup megah dan mewah namun terasa sempit dan bikin pemiliknya sendiri tidak betah di dalamnya.
- Anak-anak berhasil memasuki jenjang-jenjang pendidikan sangat tinggi dan bergengsi tapi mereka tumbuh sebagai pribadi-pribadi yang miskin empati.
- Hidup sepertinya punya banyak teman tapi batin lebih sering kesepian.
Ternyata di era modern ini banyak anomali kehidupan, banyak hal-hal aneh yang membuat manusia gampang dihinggapi perasaan gelisah dan sedih berkepanjangan. Dan itu bisa jadi karena semakin banyak manusia yang mengingkari kebenaran yang ditawarkan agama.
KAUM MUSLIMIN RAHIMAKUMULLAH
Praktek pengingkaran kebenaran itu ditegaskan Allah أَيْنَ مَا ثُقِفُوا dimana saja mereka berada, bukan hanya di tempat-tempat maksiat tapi bisa juga terjadi di tempat-tempat yang berlabel suci. Artinya, kita yang selama ini sudah baik pun masih tetap perlu waspada agar tidak terjerumus dalam kehinaan. Dan kewaspadaan itu perlu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam Hablum Minallah Wahablum Minannas secara selaras.
Belum dianggap baik orang yang hanya fokus memperbaiki hubungan dengan Allah sementara kepaa manusia sering menyepelekan, begitu juga sebaliknya kita tidak oleh hanya memperbaiki hubungan sosial kemanusiaantetapi tidak berpegang teguh pada hukum dan aturan-aturan Allah.
KAUM MUSLIMIN RAHIMAKUMULLAH
Salah satu wujud Hablumm Minallah dan Hablum Minannas adalah dengan memperbaiki semangat bershilaturrahim. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
“Barang siapa ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhori Muslim)
Dari Hadits ini bisa kita dipahami bahwa :
- Efek dari Shilaturrahim bisa Yubsatho Lahu Fi Rizqihi; Tentu maksudnya Fi Rizqihi tidak selalu berupa uang, tapi kebahagiaan.
- Yunsa’a Lahu Fi Atsarihi; Dipanjangkan usianya, tentu yang dimaksud lebih pada kehidupan yang dipenuhi keberkahan.
SEMOGA hati kita tetap dikaruniai semangat menjaga persaudaraan, dimanapun kita berada sehingga hidup kita diberi kemuliaan dunia hingga akhirat. Ta’awwudz ;
وَالْعَصْرِ. إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ. إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ. بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ.
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاُه نَسْتَعِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. اِتَّقُوا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَسَارِعُوْا إِلَى مَغْفِرَةِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا .. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِوَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتْ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَ نَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ
Untuk mendapatkan lebih banyak khutbah inspiratif, artikel keislaman, dan panduan keagamaan yang menyejukkan, kunjungi situs resmi muigresik.or.id. Temukan berbagai konten bermanfaat yang dapat memperkuat iman dan memperkaya wawasan keislaman Anda.
