Search

Sulit Percaya Suami Setelah Dikhianati, Aku Harus Bagaimana?

KONSULTASI - Kejujuran adalah fondasi rumah tangga. Ketika kebohongan dan pengkhianatan terjadi berulang, wajar bila kepercayaan runtuh dan batin istri diliputi kegelisahan mendalam.

Situasi ini sering membuat istri bimbang: bertahan demi keluarga atau mengambil langkah tegas demi ketenangan jiwa dan masa depan yang lebih sehat.

Pertanyaan:

Saya seorang istri yang kini sulit mempercayai suami karena dua kali dibohongi:

1. Pernah menduakan saya dengan wanita lain.

2. Kembali mengonsumsi minuman keras.

Bagaimana seharusnya saya bersikap, sementara hingga kini rasa percaya belum kembali? (Penanya: Dirahasiakan)

Jawaban:

Kondisi Ibu sangat wajar. Kehilangan kepercayaan akibat kebohongan berulang adalah luka batin yang nyata. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu dipastikan terlebih dahulu.

Pertama, apakah perselingkuhan tersebut sudah mengarah pada perzinaan atau sebatas hubungan emosional. Kedua, apakah Ibu telah memiliki anak. Ketiga, apakah perbuatan itu Ibu ketahui langsung atau hanya dari informasi pihak lain.

Jika belum ada kepastian yang jelas, sebaiknya duduk bersama suami untuk membicarakan masalah secara jujur. Menuduh zina dalam Islam membutuhkan bukti yang kuat dan saksi yang sah.

Namun, bila perilaku suami sudah jelas dan terbukti, Ibu dapat mempertimbangkan beberapa langkah:

1. Bersabar dan bertahan dengan syarat adanya perjanjian perubahan yang tegas.

2. Menempuh jalur hukum bila tidak ada perbaikan.

3. Menghadirkan kedua pihak keluarga sebagai penengah.

4. Melakukan sholat istikharah sebelum mengambil keputusan besar.

Setiap pilihan memiliki konsekuensi. Utamakan keselamatan batin, kehormatan diri, dan pertimbangan matang agar keputusan yang diambil membawa kebaikan dunia dan akhirat. (Dijawab oleh Ibu Nyai Hajar Idris)

Temukan konsultasi keislaman dan panduan keluarga lainnya dengan mengunjungi muigresik.or.id, sumber rujukan keagamaan terpercaya masyarakat Gresik.