MUI Gresik – Tantangan zaman yang semakin lama semakin menantang, membuat kolaborasi antara ulama dan pemerintah demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkeadilan, sangatlah relevan untuk terus dirawat.
Atas kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menyampaikan apresiasi terhadap MUI Provinsi Jawa Timur, yang bakal mengadakan Musyawarah Daerah (MUSDA), dengan tema ‘Memperkuat Sinergi Ulama-Umara untuk Kemaslahatan Umat’, pada Jumat-Sabtu, 26-27 Desember 2025.
“Sinergi ulama dan umara menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat moderasi beragama, serta menghadirkan kebijakan publik yang berpihak pada kemaslahatan umat dan kepentingan bangsa,” kata Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, pada Rabu (17/12/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Kiai Rofiq juga berharap, MUSDA XI MUI Jatim dapat melahirkan rekomendasi strategis yang solutif terhadap berbagai isu keumatan, kebangsaan, dan kemasyarakatan yang berkembang di Jawa Timur, baik dalam aspek sosial, keagamaan, pendidikan, maupun kebijakan publik.
“Kami juga berharap, MUSDA nanti bisa menetapkan arah kebijakan MUI Jawa Timur, yang mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keindonesiaan,” kata Kiai Rofiq, di Kantor MUI Kabupaten Gresik.
Kiai Rofiq juga menyampaikan, melalui MUSDA, MUI Jawa Timur bisa semakin memperkuat posisi dan perannya sebagai shodiqul hukumah, khodimul umat, serta himayatul umat.
“Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Gresik mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan MUSDA XI MUI Provinsi Jawa Timur. Semoga ke depan tetap istiqamah dalam berkhidmat serta semakin menjadi mitra strategis pemerintah demi kejayaan umat dan masyarakat Jawa Timur,” pungkas Kiai Rofiq.
