Search

Bacaan Takbiran Idul Fitri Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya Beserta Penjelasannya

DOA - Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Suasana takbiran menjadi salah satu tradisi spiritual yang menghidupkan malam kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Takbir bukan sekadar lantunan kalimat pujian, tetapi juga ungkapan syukur atas petunjuk dan nikmat yang diberikan Allah SWT. Melalui takbir, umat Islam diajak mengingat kebesaran-Nya sekaligus mensyukuri kesempatan menyempurnakan ibadah di bulan suci.

Dasar Anjuran Membaca Takbir

Anjuran memperbanyak takbir pada malam dan hari raya Idul Fitri didasarkan pada firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya: “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

Para ulama menjelaskan bahwa waktu membaca takbir Idul Fitri dimulai sejak masuk malam 1 Syawal hingga imam memulai shalat Id dengan takbiratul ihram bagi yang melaksanakan shalat berjamaah. Sementara bagi yang tidak berjamaah, takbir dibaca hingga seseorang memulai shalat Id.

Sebagian pendapat ulama juga menyebutkan bahwa batas akhir membaca takbir adalah hingga waktu dianjurkannya pelaksanaan shalat Idul Fitri.

Jenis Takbir Idul Fitri

Dalam praktiknya, takbir Idul Fitri dikenal dalam dua bentuk, yaitu:

1. Takbir Mursal

Takbir yang dapat dibaca kapan saja dan di mana saja, terutama sejak malam Idul Fitri hingga pelaksanaan shalat Id.

2. Takbir Muqayyad

Takbir yang dianjurkan dibaca setelah shalat, baik shalat fardhu maupun sunnah.

Bacaan Takbir Idul Fitri

Takbir biasanya dibaca sebanyak tiga kali sebagaimana dijelaskan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar.

Artinya: “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar.”

Selain itu, takbir dapat dilanjutkan dengan dzikir sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari dzikir Rasulullah SAW di Bukit Shafa:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, lā ilāha illallāhu wa lā na‘budu illā iyyāhu mukhlishīna lahud dīna wa law karihal kāfirūn, lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzāba wahdah, lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.

Artinya: “Allah maha besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha suci Allah pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama meski orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan sendiri memorak-porandakan pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar.”

Bacaan Takbir yang Umum Dibaca di Masyarakat

Di tengah masyarakat, terdapat pula bacaan takbir yang sering dilantunkan pada malam Idul Fitri. Bacaan ini juga tidak menjadi masalah untuk diamalkan.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu.

Artinya: “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.”

Membaca takbir pada malam dan hari raya Idul Fitri menjadi salah satu bentuk syiar Islam yang dianjurkan. Melalui lantunan takbir, umat Islam diajak untuk mengagungkan Allah SWT sekaligus mengekspresikan rasa syukur atas nikmat dan petunjuk yang diberikan.

Untuk membaca berbagai kajian syariah, panduan ibadah, serta informasi keislaman lainnya, kunjungi situs resmi muigresik.or.id sebagai referensi terpercaya bagi umat dalam memahami ajaran Islam.