Khutbah Jumat: Tahun Baru Islam, Momentum Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Bertakwa
Khutbah Jumat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tentang syukur, muhasabah, semangat hijrah, birrul walidain, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Khutbah Jumat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tentang syukur, muhasabah, semangat hijrah, birrul walidain, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Tahun Baru Islam 1448 H menjadi momentum hijrah dan muhasabah, meluruskan mitos bulan Suro, serta memperbanyak amal saleh dan ketakwaan.
Hikmah Ibnu Athaillah tentang doa: jangan putus asa saat doa belum terkabul, karena Allah memberi yang terbaik pada waktu terbaik.
Hikmah tentang manusia yang terlalu sibuk mengejar rizki, tetapi lalai mencari ridha Allah dan menunaikan kewajiban ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Refleksi Hikmah: saat dosa membuat harapan menurun, itu tanda masih bersandar pada amal. Belajar meneguhkan tauhid dan berharap penuh pada rahmat Allah.
Refleksi dari Abdullah Sidiq Notonegoro, tentang kerinduan kepada Ramadhan dan bahaya kesalehan musiman, mengajak muhasabah agar Ramadhan benar-benar menjadi momentum peningkatan takwa.
Teks khutbah Jumat Ramadan tentang muhasabah dan takwa substansif yang mengajak umat meningkatkan kesadaran spiritual serta kepedulian sosial.